Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)

Mahasiswa IPB Didapuk sebagai The Best Entrepreneur di Bangladesh

Fathurizal Aulia Perdana, mahasiswa Departemen Budi Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) didapuk sebagai The Best Entrepreneur dalam kegiatan Global Youth Entrepreneurs Summit 2015 di Dhaka, Bangladesh, November 2015 silam. Kegiatan yang diselenggarakan Dhrubotara Youth Development Foundation bekerjasama dengan Daffodil International University dan Pemerintah Bangladesh ini diikuti 300 delegasi dari dalam dan luar Bangladesh. Peserta kegiatan ini adalah pemuda berusia 18-30 tahun yang memiliki usaha bisnis atau pun ide bisnis yang dilakukan di negara masing-masing.

“Pada forum diskusi entrepreneurs Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) dan bisnis yang sudah dijalankan masing-masing orang, saya menceritakan beberapa bisnis yang sedang saya tekuni, diantaranya: aquaculture, Rubber Advertising, peternakan, dan jualan makanan ringan seperti risol, gorengan, coklat, buras dan lain-lain,” kata Fathur yang aktif berjualan dengan sistem penjualan offline dan online ini.

Ia menceritakan pangalaman bisnisnya dimulai sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), kala itu dia berjualan kelereng dan kartu bergambar. Jiwa bisnisnya pun berlanjut ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), pria kelahiran 1995 ini menerjuni bisnis Multi Level Marketing (MLM) dan sulap atau magic. “Pada saat kelas X SMA, saya mengikuti bisnis MLM dan mendapatkan penghasilan luar biasa. Selain itu, saya juga mendapatkan jaringan, teman, pengetahuan tentang bisnis dan entrepreneur yang sangat banyak,” kata Pemilik moto ’Manusia Tidak akan Sukses hanya dengan Bermimpi, tapi Bermimpi dapat Membuat Manusia Menjadi Sukses’ ini.

Kesukaan delegasi Intercultural Discovery and Exchange in Asia Project 2015 di Taiwan ini terhadap permainan sulap dibuktikan dengan keanggotaannya di International Magician Scoiety (IMS) dan perolehan sertifikat nasional di bidang hypnotist dari Indonesia Board of Hypnotherapy.

Ditanya omzet usahanya per bulan, Fathur pun merinci dari usaha jualan gorengan Rp 4 juta, coklat Rp 5 juta, Rubber Advertising Rp 15 juta, ditambah peternakan kambing dan budidaya lele. “Bisnis yang paling prospektif saya kembangkan sekarang ini, disamping bisnis budidaya lele adalah bisnis Rubber Advertising. Saya memproduksi barang dari bahan rubber atau karet sebagai aksesoris seperti gelang, gantungan kunci, alas gelas, bag tag dan lain lain. Saya memiliki delapan pekerja yang bekerja mulai dari men-design hingga produksi. Area pemasarannya pun sudah melebar, tidak hanya sivitas IPB, namun juga merambah ke sivitas Universitas Indonesia (UI), sekolah-sekolah di Bogor dan beberapa perkantoran,” ujar Aktivis International Association of Student in Agricultural and Related Sciences (IAAS) ini.(ris)

No Comments

Leave a Reply